<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tarjoni's Blog &#187; Joomla</title>
	<atom:link href="http://www.tarjoni.com/category/tutorial/joomla-tutorial-internet/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.tarjoni.com</link>
	<description>Free design Header -Installasi Joomla - Belajar Wordpress - Tips Motivasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 Jul 2010 14:54:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Konsep Template dan Bagiannya</title>
		<link>http://www.tarjoni.com/konsep-template-dan-bagiannya/</link>
		<comments>http://www.tarjoni.com/konsep-template-dan-bagiannya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Mar 2010 21:06:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jonbetta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Joomla]]></category>
		<category><![CDATA[Template Joomla]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>
		<category><![CDATA[template]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tarjoni.com/?p=535</guid>
		<description><![CDATA[Dari tulisan saya sebelumnya pernah mengulas tentang struktur file template nah, pada tulisan ini saya ingin menulis tentang konsep template dan bagiannya. Hal ini menurut saya penting untuk mempelajari joomla itu sendiri maupun untuk membuat/mengedit template. Kita tahu template joomla itu seperti template lainnya yang merupakan susunan html, tag-tag php dan css-nya. Jadi halaman web  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari tulisan saya sebelumnya pernah mengulas tentang <a href="http://www.tarjoni.com/edit-template-joomla-kenali-dulu-struktur-file-templatenya/">struktur file template </a>nah, pada tulisan ini saya ingin menulis tentang konsep template dan bagiannya. Hal ini menurut saya penting untuk mempelajari joomla itu sendiri maupun untuk membuat/mengedit template. <span id="more-535"></span></p>
<p>Kita tahu template joomla itu seperti template lainnya yang merupakan susunan html, tag-tag php dan css-nya. Jadi halaman web  joomla yang kita akses merupakan bagian-bagian inti yang menjadi satu kesatuan termasuk di dalamnya adalah template. Ilustrasinya seperti di bawah ini:</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-536" title="joomla_prinsip" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2010/03/joomla_prinsip.jpg" alt="joomla_prinsip" width="300" height="189" /></p>
<p>Semua bagian-bagian seperti modul komponen plugin di tampilkan bersaman pada template saat website yang kita buat di akses di internet :</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-537" title="template_susunan" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2010/03/template_susunan.jpg" alt="template_susunan" width="400" height="242" /></p>
<p>Jadi kalau di lihat dari template frame work  pada suatu halaman website joomla ilustrasinya adalah sebagai berikut:</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-538" title="template_joomla" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2010/03/template_joomla.gif" alt="template_joomla" width="420" height="276" /></p>
<p>Nah dengan melihat ilustrasi ini mudah-mudahan bagi rekan yang ingin mengenal dan belajar template joomla semakin memahami dengan membaca tulisan konsep template dan bagian-bagiannya ini, Hal ini tentu sangat berguna saat kita akan merancang sebuah template untuk joomla.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tarjoni.com/konsep-template-dan-bagiannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memahami Template</title>
		<link>http://www.tarjoni.com/memahami-template/</link>
		<comments>http://www.tarjoni.com/memahami-template/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Mar 2010 20:21:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jonbetta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Joomla]]></category>
		<category><![CDATA[Template Joomla]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>
		<category><![CDATA[template]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tarjoni.com/?p=528</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sebuah sistem CMS (Content Manajemen System) Joomla kita akan mengenal istilah template dan kalau di WordPress kita akan mengenal Themes. Template memegang pernanan penting dalam system CMS. Nah sebelum lebih jauh mempelajari Template  ada baiknya kita tahu dulu kenapa template itu ada. Joomla pada intinya yang merupakan sistem manajemen artikel untuk melayani fungsinya joomla [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam sebuah sistem CMS (Content Manajemen System) Joomla kita akan mengenal istilah template dan kalau di WordPress kita akan mengenal Themes. Template memegang pernanan penting dalam system CMS. Nah sebelum lebih jauh mempelajari Template  ada baiknya kita tahu dulu kenapa template itu ada.</p>
<p>Joomla pada intinya yang merupakan sistem manajemen artikel untuk melayani fungsinya joomla di di dukung oleh komponen dan Modul. Joomla dalam systemnya terdari dua template yaitu template Front End dan Template Beck End.</p>
<p>Front End merupakan bagian yang terbuka untuk umum dan Beck End yang merupakan bagian untuk mengontrol situs web itu sendiri. Baik Front End maupun Beck End mempunyai tingkat Akses yang berbeda-beda inilah kelebihan dari system CMS.</p>
<p>Jadi kuncinya seperti ini :</p>
<ol>
<li>Tingkat Akses : Siapa dan dapat melihat/mengakses apa</li>
<li>Front End : Halaman yang dapat di lihat umum</li>
<li>Beck End : Halaman Manajer uutk mengatur dan mengontrol web</li>
</ol>
<p>Kalau dilihat dari strukturnya adalah seperti gambar berikut:</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-529" title="prinsip_ template" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2010/03/prinsip_-template.gif" alt="prinsip_ template" width="314" height="191" /></p>
<p>Pada saat menginstall Joomla (dalam contoh kali ini joomla 1.5X) pertama kali kita akan mendapatkan template depault seperti di bawah ini:</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-530" title="frontend" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2010/03/frontend.png" alt="frontend" width="400" height="250" /></p>
<p><strong>Default Front  End &#8220;rhuk_milkyway&#8221; template</strong></p>
<p><span style="background-color: #e6ecf9;" onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-531" title="backend" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2010/03/backend.png" alt="backend" width="400" height="257" /></strong></span></p>
<p><strong>Default Back End &#8220;Khepri&#8221; template</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tarjoni.com/memahami-template/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengganti Logo Joomla (1)</title>
		<link>http://www.tarjoni.com/mengganti-logo-joomla-1/</link>
		<comments>http://www.tarjoni.com/mengganti-logo-joomla-1/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 15:31:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jonbetta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Joomla]]></category>
		<category><![CDATA[Logo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tarjoni.com/?p=489</guid>
		<description><![CDATA[Hal pertama kali saat kita berhasil membuat website dengan joomla adalah kita ingin mengganti logo joomla atau mungkin Anda mendapat template baru namun logonya masih standar bawaan template tersebut. Nah bagi rekan yang baru mengenal joomla tentu akan sedikit di buat pusing kalau ingin mengganti logo tersebut. Berikut ada triks cara mengganti logo joomla dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hal pertama kali saat kita berhasil membuat website dengan joomla adalah kita ingin mengganti logo joomla atau mungkin Anda mendapat template baru namun logonya masih standar bawaan template tersebut. Nah bagi rekan yang baru mengenal joomla tentu akan sedikit di buat pusing kalau ingin mengganti logo tersebut. Berikut ada triks cara mengganti logo joomla dengan cepat dan mudah dengan Me-replace logo lama dengan baru</p>
<p>Cara ini cukup sederhana yaitu dengan mengetahui letak file logo tersebut di simpan dan kemudian mengganti logo/image tersebut dengan nama file yang sama buatan kita dan mereplace atau menggantinya,  ingin tahu caranya ?</p>
<p><span id="more-489"></span></p>
<p>Untuk mengetahui letak file tersebut di simpan, klik kanan pada logo tersebut kemudian pilih  view bacround image atau pada kasus lain Anda bisa lihat propertynya. Saya contohkan adalah Joomla 1.5.8 pada template rhuk_milkyway di localhost (Server local),</p>
<p><img src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2009/06/klikkanan.png" alt="" /></p>
<p>setelah di klik Anda akan melihat hanya logo joomla saja,  lihat alamat tempat file logo tersebut di simpan adalah:</p>
<p>http://localhost/joomla_158/templates/rhuk_milkyway/images/mw_joomla_logo.png</p>
<p><img src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2009/06/letak_file.png" alt="" /></p>
<p>Dan untuk melihat file logo lebih detail seperti ukuran foto dan jenis file yang di pakai sekarang bisa melakukan klik kanan pada logo kemudian klik properties lihat hasilnya:</p>
<p><img src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2009/06/propertis.png" alt="" /></p>
<p>Nah setelah kita mengetahui letak file tersebut kita akan menelusuri dan mengganti logo tersebut dengan dengan alamat  http://localhost/joomla_158/templates/rhuk_milkyway/images/mw_joomla_logo.png</p>
<p>Yang artinya nama file logo tersebut adalah mw_joomla_logo.png   yang di simpan pada folder images pada template rhuk_milkyway yang di simpan pada folder template sedangkan nama joomla_158 nama web yang kita buat bisa berbeda antara saya dengan Anda. Lihat gambar berikut :</p>
<p><img src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2009/06/folder_logo.png" alt="" /></p>
<p>Nah setelah kita kita mengetahui file tersebut buat logo baru dan save as pada folder tersebut diatas replace file tersebut dan kini logo telah berubah dengan logo baru anda. Ingat logo baru Anda format dan ukurannya harus sama jika formal image tersebut png ya harus png,  kalau gif ya harus gif, kalau jpg ya harus jpg..OK. Jika Anda menggunakan server luar Anda upload file logo baru Anda kemudian overwrite file lama.</p>
<p>Anda bisa membuat logo baru dengan software pengolah image seperti photoshop, firewoks dan lain sebagainya.</p>
<p>Kelemahan dengan cara ini adalah :</p>
<p>Anda tidak bisa mengganti nama file logo sesuai keinginana kita kemudian jenis file harus  sama dengan aslinya ukuran harus sama. Tapi jangan khawatir sampe di sini saja Anda sudah mengerti bagaimana jika ingin mengganti logo joomla dengan cepat minimal letak file logo tersebut di simpan.</p>
<p>Jika ingin mengganti logo joomla lebih detail lagi, mudah-mudahan di tulisan yang akan datang kita posting lagi sampe dengan membongkar file css. OK selamat mencoba</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tarjoni.com/mengganti-logo-joomla-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memindahkan Website Joomla Satu Server ke Server Lainnya</title>
		<link>http://www.tarjoni.com/memindahkan-website-joomla-satu-server-ke-server-lainnya/</link>
		<comments>http://www.tarjoni.com/memindahkan-website-joomla-satu-server-ke-server-lainnya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 13:02:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jonbetta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Joomla]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tarjoni.com/?p=452</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda telah membuat website joomla di server lokal dan ingin di publish ke server web hosting kita, namun kita tidak ingin kehilangan settingan sebelumnya. Atau Anda ingin sekedar memindahkan web kita dari satu server ke serverlainnya maka beberapa hal yang musti anda lakukan adalah sebagai berikut. (Contoh ini adalah menggunakan Joomla versi 1.0.xx) jika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika Anda telah membuat website joomla di server lokal dan ingin di publish ke server web hosting kita, namun kita tidak ingin kehilangan settingan sebelumnya. Atau Anda ingin sekedar memindahkan web kita dari satu server ke serverlainnya maka beberapa hal yang musti anda lakukan adalah sebagai berikut. (Contoh ini adalah menggunakan Joomla versi 1.0.xx) jika anda menggunakan versi 1.5.xx pada prinsipnya sama yang perlu di edit adalah <span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">file      configuration.php.</span><span id="more-452"></span></p>
<ol>
<li>1. Copy seluruh file Joomla dan database Joomla Anda ke      server baru. Ada baiknya seluruh file di server lama di kompress ke dalam      1 buah file zip, kemudian copy file zip tersebut ke server baru.      Selanjutnya unzip file zip tadi menggunakan program puTTy (Linux only) atau menggunakan fasilitas extraxt pada cPanel hosting anda. Jika dalam komputer lokal anda cukup Unzip saja.</li>
<li>2. Kemudian di server baru tersebut, buka file      configuration.php, kemudian pastikan parameter-parameter berikut ini      sesuai dengan kondisi di server yang baru.</li>
</ol>
<blockquote><p>$mosConfig_absolute_path: &#8220;lokasi/file/joomla&#8221;;<br />
$mosConfig_cachepath: &#8220;lokasi/cache/joomla/cache&#8221;;<br />
$mosConfig_db: &#8220;nama_database&#8221;;<br />
$mosConfig_live_site: &#8220;http://urlwebsitejoomla&#8221;;<br />
$mosConfig_password: &#8220;password_database_joomla&#8221;;<br />
$mosConfig_user: &#8220;username_database_joomla&#8221;;</p></blockquote>
<p>Jangan lupa import database dari server ke server menggunakan PHPMyAdmin</p>
<p><strong>Catatan :</strong> Jika file configuration.php tidak bisa di write, chmod dahulu file tersebut ke 755, jika proses perubahan parameter sudah selesai jangan lupa untuk chmod lagi ke 644. (Dan jika di komputer (lokal) maka seharusnya Webhosting Anda sudah bisa berjalan)</p>
<p>Oke selamat mencoba, mudah-mudahan Anda sudah bisa memindahkan website Joomla anda dari satu server ke server lainnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tarjoni.com/memindahkan-website-joomla-satu-server-ke-server-lainnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Migrasi Joomla 1.0 ke 1.5</title>
		<link>http://www.tarjoni.com/migrasi-joomla-10-ke-15/</link>
		<comments>http://www.tarjoni.com/migrasi-joomla-10-ke-15/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Dec 2008 17:34:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jonbetta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Joomla]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tarjoni.com/?p=440</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sekian lama akhirnya Joomla 1.5 versi stabil di release dengan versi 1.5.8 pada bulan kemarin. Tentu diharapkan bug dan securitynya juga telah mengalami perbaikan. Konon pernah terjadi Joomla 1.5 versi sebelumnya bisa disusupi Hacker. Nah jika Anda telah mempunyai web yang dibangun dengan Joomla versi 1.0.XX dan berencana migrasi dengan Joomla 1.5 dapat dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah sekian lama akhirnya Joomla <a href="http://www.joomla.org/download.html">1.5 versi</a> stabil di release dengan versi 1.5.8 pada bulan kemarin. Tentu diharapkan bug dan securitynya juga telah mengalami perbaikan. Konon pernah terjadi Joomla 1.5 versi sebelumnya bisa disusupi Hacker. <span id="more-440"></span></p>
<p>Nah jika Anda telah mempunyai web yang dibangun dengan Joomla versi 1.0.XX dan berencana migrasi dengan <a href="http://www.joomla.org/download.html">Joomla 1.5</a> dapat dengan mudah kita memindahkan seluruh database dari joomla 1.0 ke 1.5, namun ada beberapa yang perlu di perhatikan diantaranya:<br />
1. Template harus ganti<br />
2. Modul/component yang sudah terinstal terutama dari pihak ketiga jika berhubungan dengan database tidak ikut serta.</p>
<p>Jadi sebelum melakukan migrasi pastikan Modul dan component yang sebelumnya telah terinstall, Anda cari juga versi 1.5 nya</p>
<p>Nah untuk cara migrasinya sangat mudah yaitu:<br />
1. Instal component migratior pada joomla 1.0 donload componentnya silahkan <a href="http://joomlacode.org/gf/project/pasamioprojects/frs/?action=FrsReleaseBrowse&amp;frs_package_id=2588">Disini </a><br />
2. Setelah donlot dan instal buka component tersebut kemudian pilih Create Migration SQL File.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-441" title="gbr1" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/12/gbr1.gif" alt="" width="400" height="244" /><br />
3. Pilih Start Migrations<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-442" title="gbr2" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/12/gbr2.gif" alt="" width="400" height="228" /><br />
4. Pilih Donlot<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-443" title="gbr3" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/12/gbr3.gif" alt="" width="400" height="304" /><br />
5. Pilih Donlot lagi<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-444" title="gbr4" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/12/gbr4.gif" alt="" width="322" height="279" /></p>
<p>Baik sampai di isni proses donlot data base sudah selesai.<br />
Langkah selanjutnya adalah Anda tinggal menginstall Joomla versi 1.5.8. Proses instal Joomla tidak berbeda seperti pada joomla 1.0.XX  yang perlu di perhatikan adalah Anda telah membuat databasenya.</p>
<p>Urutan Proses intstall dari langkah pertama sampai ke lima saya kira tidak ada masalah. Nah pada saat langkah ke 6 yang perlu di perhatikan adalah :<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-445" title="gbr5" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/12/gbr5.gif" alt="" width="400" height="358" /></p>
<p>Nah jika berhasil maka akan keluar informasi migrasi telah berhasil. Proses selanjutnya pada saat diklik next adalah kembali ke Langkah 6 jadi Anda tinggal mengisi Nama situs, Alamat email dan password untuk Admin Joomla 1.5.8 selanjutnya Next Proses berhasil. Jangan lupa hapus folder installations.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-446" title="gbr6" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/12/gbr6.gif" alt="" width="400" height="292" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-447" title="gbr7" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/12/gbr7.gif" alt="" width="400" height="352" /></p>
<p>Sekarang Anda tinggal berkreasi dengan <a href="http://www.joomla.org/download.html">joomla 1.5.8</a>. Yang saya coba di atas adalah migrasi 1.0.15 ke 1.5.8 di localhost dengan webserver xampp, jika Anda lakukan di server luar prosessnya tidak berbeda dan berhasil juga dengan baik.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tarjoni.com/migrasi-joomla-10-ke-15/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Edit Template Joomla ? Kenali Dulu Struktur File Templatenya</title>
		<link>http://www.tarjoni.com/edit-template-joomla-kenali-dulu-struktur-file-templatenya/</link>
		<comments>http://www.tarjoni.com/edit-template-joomla-kenali-dulu-struktur-file-templatenya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 18:33:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jonbetta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Joomla]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tarjoni.com/?p=425</guid>
		<description><![CDATA[Template joomla terdiri dari beberapa file di dalamnya, agar mudah mengedit atau sekedar mangganti image, kita harus tahu dulu struktur file template joomla. Nah jika kita sudah mengenal strukturnya kita akan mudah mengedit dan mengotak-atik template joomla tersebut. Struktur file template joomla standar terdiri dari beberapa file diantaranya : CSS Folder Images Folder Index.php Index. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Template joomla terdiri dari beberapa file di dalamnya, agar mudah mengedit atau sekedar mangganti image, kita harus tahu dulu struktur file template joomla. Nah jika kita sudah mengenal strukturnya kita akan mudah mengedit dan mengotak-atik template joomla tersebut.<span id="more-425"></span></p>
<p>Struktur file template joomla standar terdiri dari beberapa file diantaranya :</p>
<ol> <strong> </strong></p>
<li><strong>CSS Folder</strong></li>
<li><strong>Images Folder</strong></li>
<li><strong>Index.php</strong></li>
<li><strong>Index. html</strong></li>
<li><strong>Template_thumbnail.png</strong></li>
<li><strong>TemplateDetails.xml</strong></li>
<p><strong></strong></ol>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-426" title="struktur_template_joomla" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/12/struktur_template_joomla.png" alt="" width="300" height="268" /></p>
<p>Struktur diatas hanyalah template yang standar, setiap template strukturnya akan berbeda tergatung si Empu/ pembuat template, apakah ada file javascriptnya atau lain sebagainya.</p>
<p>Nah mari kita coba kenali satu persatu file-file tersebut:</p>
<ol>
<li> <strong>CSS folder</strong> ini merupakan tempat disimpannya file-file berextensen .css (Cascading style sheet) yaitu file-file yang fungsinya untuk mengatur tampilan atau wajah dari web kita. mulai dari lebar template, margin, font, warna, sampai ke pengaturan image baground yang akan di tampilkan di halaman web kita.</li>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-427" title="struktur_css_joomla" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/12/struktur_css_joomla.gif" alt="" width="300" height="237" /></p>
<li> <strong>Image folder</strong> ini merupakan tempat disimpannya file gambar/image template kita. seperti file header, list, buton, baground dan sebagainya. formatnya ada yang jpg, png, gif dan lain sebagainya.</li>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-428" title="struktur_image" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/12/struktur_image.png" alt="" width="300" height="220" /></p>
<li><strong>Index.php</strong> ini merupakan file utama template dimana di dalamnya merupakan program-program yang meramu semua komponen dan susunan modul-modul yang akan di tampilkan di halaman website kita. kayaknya perlu mengupas tersendiri tentang file index.php ini.</li>
<li><strong>Index.html</strong> file ini tidak berisikan file apa alias kosong hal ini berfungsi jika ada yang mengakses langsung ke folder ini dan menggunakan file index.html maka file inilah yang akan dieksekusi. dan jika di lihat di browser maka tidak akan terlihat apa-apa. begitu juga dengan file yang sama yang berada dalam folder css dan image.</li>
<li><strong>Template_thumnail.png</strong> ini hanyalah screen shoot dari template kita. File ini akan berfungsi saat kita akan memilih template mana yang akan di pake baik itu di menu beckend maupun frontend. kalau nama mungkin bisa lupa tapi kalau ngelihat gambarnya kita akan ingat..tampilan template-nya.</li>
<li><strong>TemplateDetails.xml</strong> biasanya ini merupakan file tempat menyimpan instruksi-instruksi saat penginstallan juga berisikan info si pembuat tempalte yang akan tampil pada menu beckend. Dan file ini juga sebagai insttalernya template joomla kita.</li>
</ol>
<p>Nah itu hanya sebatas file template setandar lain halnya jika File tersebut ada Javasriptnya maupun ada Flash biasanya file-file tersebut disimpan dalam folder sendiri-sendiri. Jika sudah mengerti minimal yang standar ini mudah-mudahan dalam mengedit template joomla akan lebih mudah dan cepat. Selamat berexperimen dan mengedit template joomla.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tarjoni.com/edit-template-joomla-kenali-dulu-struktur-file-templatenya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips saat membuat website Joomla  pertama kali</title>
		<link>http://www.tarjoni.com/tips-saat-membuat-website-joomla-pertama-kali/</link>
		<comments>http://www.tarjoni.com/tips-saat-membuat-website-joomla-pertama-kali/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Nov 2008 18:28:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jonbetta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Joomla]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[tips joomla]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tarjoni.com/?p=415</guid>
		<description><![CDATA[JIka kita sudah bisa membuat website dengan joomla, nah hal yang terpenting adalah membuat website kita lebih kelihatan profesional, terlalu keren gak ya ..kata-kata itu, initnya biar kelihatan mantaf dan handal. Nah agar website joomla tersebut keihatan baik dan lebih profesional, mungkin tips tentang membuat website joomla ini sedikit membantu Anda dalam mengelola web joomla: [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JIka kita sudah bisa membuat website dengan joomla, nah hal yang terpenting adalah membuat website kita lebih kelihatan profesional,  terlalu keren gak ya ..kata-kata itu, initnya biar kelihatan mantaf dan handal. Nah agar website joomla tersebut keihatan baik dan lebih profesional, mungkin tips tentang membuat website joomla ini sedikit membantu Anda dalam mengelola web joomla:<span id="more-415"></span></p>
<p>1. Buat baru pavicon.ico untuk mengganti pavicon standar joomla. Saat website kita selesai di buat Pavicon atau icon pada browser pasti memakai standar joomla yang berwarna hitam. Jika website kita resmi tentu gak lucu jika icon nya berbeda dengan isi web kita. untuk mengganti pavicon silahakan kunjungi alamat berikut tinggal anda sediakan icon web anda dengan ukuran 16&#215;16 Pixel formatnya bisa jpg, gif, png atau lainnya yang mendukung pembutan icon. Anda bisa membuat pavicon di sini atau disini. tinggal replace file sebelumnya dengan file pavicon baru Anda.</p>
<p>2. Selalu membackup file database joomla, membackuap database joomla bisa menggunakan PHPmyadmin atau Anda memasang component backup database.</p>
<p>3. Jika Anda hendak mengisi content Joomla jangan mengcopy paste langsung dari file Word, apalagi word 2007 karena hal ini akan membuat isi content Anda tidak sesuai dengan setingan. Misal jenis font bisa berubah begitu juga ukurannya. Sebaiknya Anda mengopy dari Notepad.</p>
<p>4. Jangan lupa menempatkan tombol pencarian di website joomla Anda. Saat  kita merubah posisi2 modul terkadang kita lupa menempatkan modul pencarian. Tempatkan modul ini agar mudah terlihat oleh pengunjung, hal ini penting jika web Anda telah banyak isinya.</p>
<p>5. Manfaatkan tombol Readmore. Biasanya kita sengaja atau tidak kita tidak menempatkan tombol readmore dan hanya cukup menempatkan Link pada judul saja. Ini penting jika pengunjung web Anda baru.</p>
<p>6. Jangan mengaktifkan publikasi PDF hal ini akan membuat duplikat content yang tidak di sukai oleh  search engine dan akan menghambat SEO.</p>
<p>7. Periksa posisi file dan directory joomla terutama masalah hak akses. Dalam struktur file joomla ada beberapa directory yang memang harus 777 dan ada juga yang tidak. Directory penting yang harus di kembalikan saat kita tidak mengedit yaitu file configurasi.php ubah setelah Anda mengedit ke posisi 644.</p>
<p>8. Dalam hal meta data alangkah baiknya tidak terlalu panjang cukup 5 deskripsi dan lima meta keyword yang benar-benar erat isinya dengan Website joomla Anda.</p>
<p>9. Aktifkan cache hal ini akan berpengaruh pada kecepatan loding pada halaman yang pernah di akses. Cache berfungsi menyimpan salinan dari halaman web sehingga pengguna tidak perlu memuat seluruh halaman Anda setiap kali mereka kunjungi.</p>
<p> 10. Menonaktifkan statistik bawaan joomla karena hal ini akan membuat webkita akan cepat penuh filenya. Sebagai gantinya bisa menggunkan pihak ketiga seperti Google Analystics.</p>
<p>11. Unistall Component dan module yang tidak di gunakan. Terkadang component pihak ketiga menjadi celah untuk masuk ke website kita.</p>
<p>OK mungkin itu dulu tips saat membuat website joomla pertama kali, seperti biasa bagi yang sudah mempraktekan maupun dapat pengalaman yang baru bisa di tambahkan disini. Mudah-mudahan tips membuat website joomla ini sedikit menambah wawasan bagi Anda. Selamat berkreasi dengan Joomla.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tarjoni.com/tips-saat-membuat-website-joomla-pertama-kali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara mengatur halaman Joomla</title>
		<link>http://www.tarjoni.com/cara-mengatur-halaman-joomla/</link>
		<comments>http://www.tarjoni.com/cara-mengatur-halaman-joomla/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2008 20:47:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jonbetta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Joomla]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[cara]]></category>
		<category><![CDATA[halaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tarjoni.com/?p=394</guid>
		<description><![CDATA[Wah baru sempet nulis2 lagi nih tentang joomla, kali ini coba saya menulis cara mengatur halaman Joomla bingung juga cari judul yang tepat. Maksudnya sih begini kita ingin mengatur modul2 mana saja yang akan tampil di halaman depan joomla. Kita tahu Joomla itu tidak terlepas dengan Component dan modul. Component sebagai tempat mengaturnya dan modul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wah baru sempet nulis2 lagi nih tentang joomla, kali ini coba saya menulis cara  mengatur halaman Joomla bingung juga cari judul yang tepat. Maksudnya sih begini kita ingin mengatur modul2 mana saja yang akan tampil di halaman depan joomla. Kita tahu Joomla itu tidak terlepas dengan Component dan modul. Component sebagai tempat mengaturnya dan modul tempat menampilkannya itu bahasa sederhannya. (dalam contoh ini saya menggunakan joomla versi 1.0.XX)<span id="more-394"></span></p>
<p>Kita tahu template joomla yang free alias gratis jumlahnya banyak sekali, karena banyaknya terkadang kita bingung mau pakai yang mana? Nah kalau kita sudah dapat satu yang cocok dengan hati dan content kita. kita tinggal cari tahu  bagaimana struktur penempatan modul pada template tersebut caranya:</p>
<p>1. Masuk menu admin (beckend) sebagai super administrator pilih menu Site &gt;&gt; Preview &gt;&gt; Inline with Positions. Lihat gambar berikut ini.<br />
<img class="alignleft size-full wp-image-395" title="mengatur_halaman_joomla_1" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/11/mengatur_halaman_joomla_1.gif" alt="" width="400" height="238" /></p>
<p>Dengan mengetahui posisi modul tersebut kita sudah bisa merencanakan modul mana saja yang akan di tempatkan pada posisinya. Ini penting di ketahui karena kalau kita tidak tahu posisi tersebut modul kita akan nyasar ke mana saja yang berakibat web kita berantakan atau malah tidak tampil/keluar sama sekali.</p>
<p>setiap template berbeda2 sesuai si empunya membuat. Kadang namanya &#8220;left&#8221; tempatnya ada di sebelah kanan atau ada nama posisi khusus. Dengan mengetahui posisi ini mengatur halaman joomla akan lebih mudah nantinya.</p>
<p>2. Ok setelah kita tahu posisi modul kita tinggal menempatkan modul2 yang kita perlukan pada tempatnya. Sebagai contoh kita akan menempatkan modul &#8220;A&#8221; (Sebagai contoh saya ambil Modul Menu).<br />
Caranya masih dalam posisi admin pilih menu Modules pilih Site Modules maka akan keluar Module Manager Site. Akhiri dengan menekan tombol save.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-396" title="mengatur_halaman_joomla_2" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/11/mengatur_halaman_joomla_2.gif" alt="" width="400" height="234" /></p>
<p>Setelah keluar atau tampil maka akan terlihat modul2 apa saja yang sudah terinstall di dalam joomla kita.</p>
<p>3. Setelah itu klik modul &#8220;menu&#8221;  kita akan pindahkan menu ini sebelah kanan dan akan tampil di halaman utama saja atau &#8220;Home&#8221; caranya : pilih &#8220;position&#8221; tekan tombol dropdown pilih &#8220;Right&#8221; (untuk menampilkan menu sebelah kanan). Dan untuk hanya di home saja modul menu tersebut tampil pilih  Menu Item Link(s): klik bagian mainmenu | Home dan jika ingin juga tampil di halaman lain tekan &#8220;ctr&#8221; kemudian tekan halaman lainnya. Akhiri dengan menekan tombol save.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-397" title="mengatur_halaman_joomla_3" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/11/mengatur_halaman_joomla_3.gif" alt="" width="400" height="217" /></p>
<p>Pilihan ini memungkinkan modul tampil sesuai content/halaman tertentu saja. dan jika ingin tampil selalu ada tiap halaman maka pilih &#8220;All&#8221; pada &#8220;menu item link&#8221;</p>
<p>4. OK sampe di atas tadi mudah2 sudah sedikitnya ada gambaran bagaimana cara mengatur halaman joomla. Jika saat dalam posisi   &#8220;Inline with Positions&#8221; menemukan posisi yang tidak ada dalam pilihan position di module manager maka kita harus membuat posisi tersbut ada dalam pilihan dropdown position. Sebenarnya ada dua cara untuk mengeditnya, baik kita akan memakai cara yang lebih mudah. Misal didalam &#8220;Inline with Positions&#8221; ada posisi modul dengan nama &#8220;user20&#8243; tetapi dalam pilihan position dropdown tidak menemukan, maka kita harus membuat dulu posisi tersbut agar modul bisa di tempatkan pada posisi yang sesuai dengan templatenya misal User20. Caranya pilih menu &#8220;Site&#8221; kemudian Pilih &#8220;Template Manager&#8221; dan selanjutnya pilih &#8220;Module Positions&#8221;<br />
Nah disinilah kita menambah atau mengurangi posisi module yang akan kita tempatkan sesuai template yang kita pakai. ada sekitar 50 pilihan posisi berbeda yang bisa kita tempatkan di dalam template joomla yaitu dengan cara ketikan nama lokasi posisi misal &#8220;user20&#8243; kemudian save.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-399" title="mengatur_halaman_joomla_41" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/11/mengatur_halaman_joomla_41.gif" alt="" width="400" height="296" /></p>
<p>Mudah-mudahan cara mengatur halaman joomla ini bermanfaat terutama bagi rekan2 yang baru belajar joomla, lagi2 seperti saya ini dan pembaca yang nyasar ke blog ini. Selamat</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tarjoni.com/cara-mengatur-halaman-joomla/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Install Joomla di Server Lokal</title>
		<link>http://www.tarjoni.com/install-joomla-di-server-lokal/</link>
		<comments>http://www.tarjoni.com/install-joomla-di-server-lokal/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 19:51:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jonbetta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Joomla]]></category>
		<category><![CDATA[Installasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Server]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tarjoni.com/?p=241</guid>
		<description><![CDATA[Baik bagi rekan yang mungkin masih belajar tentang Web khususnya Joomla seperti saya, bagi yang sudah Jago mungkin bisa menambahkan biar kita-kita makin banyak tahu tentang Joomla. Kali ini saya akan coba share dan belajar bersama cara menginstall joomla di server lokal, khususnya webserver Apache yang sudah bundling dalam Xampp, melanjutkan postingan sebelumnya. Pertama yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Baik bagi rekan yang mungkin masih belajar tentang Web khususnya Joomla seperti saya, bagi yang sudah Jago mungkin bisa menambahkan biar kita-kita makin banyak tahu tentang <a href="http://joomla.org">Joomla</a>. Kali ini saya akan coba share dan belajar bersama cara menginstall joomla di server lokal, khususnya webserver Apache yang sudah bundling dalam Xampp, melanjutkan postingan <a href="http://www.tarjoni.com/menginstall-web-server-untuk-joomla-wordpress-di-windows/">sebelumnya.</a><span id="more-241"></span></p>
<p>Pertama yang perlu disiapkan adalah Engine Joomla, kali ini yang saya akan coba disini adalah Joomla Versi 1.0.15 versi terakhir saat tulisan ini di buat. Bagi yang belum mempunyai Joomla silahkan download <a href="http://www.joomla.org/download.html" target="_blank">disini</a>. Setelah di Download, extrack file joomla tersebut sehingga menjadi beberpa Folder bawaan Joomla.</p>
<p>Sekarang tinggal membuat nama website kita, karena disini masih server lokal maka kita tidak menyebut nama Domain. Saya akan mengilustrasikan subfolder ini sebagai nama domain kita.</p>
<p>1. Buka explorer buka folder Xampp sehingga terbuka seluruh subfoldernya, ok jika sudah terlihat, perhatikan subfolder dengan nama <span style="color: #ff0000;"><strong>htdocs</strong></span>. Jika sudah ketemu buka subfolder tersebut. Nah jika sudah di buka, buat subfolder lagi di bawah htdocs dengan nama webpertamaku (saya ilsutrasikan ini adalah nama domain kita) yang nantinya kita eksekusi di webbrowser kita. Lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini. (Anda bisa membuat nama subfolder sesuka Anda)</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-242" title="gbr1" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/10/gbr1.gif" alt="" width="242" height="317" /></p>
<p>2. Setelah subfolder dengan nama <span style="color: #ff0000;"><strong>webpertamaku</strong></span> di buat, extract file paket joomla di sini.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-243" title="gbr2" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/10/gbr2.png" alt="" width="400" height="258" /></p>
<p>3. Wets&#8230;sampai disini Anda stop dulu acara copy paste. Sekarang tinggal membuat database Mysql buat webpertamaku tadi. OK. Caranya kita kan sudah Install Xammp, untuk membuat databasenya kita menggunakan bantuan Phpmyadmin.  Caranya buka web browser kesukaan Kamu, Kalau saya boleh Nyaranin pake Mozila aza. Ketikan url berikut : <span style="color: #339966;"><strong><span style="color: #0000ff;">http://localhost/phpmyadmin</span> </strong></span> atau bisa buka dulu <strong><span style="color: #0000ff;">http://localhost</span> </strong> dan di baris menus tools sebelah kiri ada tulisan phpmyadmin klik <span style="color: #0000ff;"><strong>phpMydamin </strong></span>sehingga tampilannya akan seperti di bawah ini:<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-244" title="gbr3" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/10/gbr3.png" alt="" width="400" height="195" /></p>
<p>4. Setelah terbuka phpMyadmin buat database nya disini, caranya ketik nama database yang akan kita buat sebagai contoh saya akan beri nama : <strong><span style="color: #0000ff;">pertama</span></strong> (jadi ingat databasenya namanya pertama) Jika Anda menginstall Xampp secara depault biasanya tidak diberi password) Ingat setingan ini hanya bisa di buat pada server lokal, berbeda jika kita membuat pada hosting server yang kita sewa di luar. Insya Allah nanti saya buat juga cara Install Joomla secara manual di Hosting luar.</p>
<p>5. Ketikan nama &#8220;<strong><span style="color: #0000ff;">pertama</span></strong>&#8221; pada kolom dibawah tulisan &#8220;<strong>Create new database</strong>&#8221; kemudian tekan &#8220;<strong>Create</strong>&#8221;<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-245" title="gbr4" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/10/gbr4.png" alt="" width="400" height="296" /></p>
<p>6. Sampai disini proses pembuatan database sudah selesai, namun isinya masih kosong tidak ada tabelnya. Biarkan ini apaadanya karena Joomla akan mengimport tabel kedalam database secara otomatis. Yang perlu diingat nama database itu tadi yaitu &#8220;<span style="color: #0000ff;"><strong>pertama</strong></span>&#8220;. Sekarang tinggalkan phpMyadmin.</p>
<p>7. Buka webrowser lagi ketikan Url berikut ini <span style="color: #0000ff;"><strong>http/localhost/webpertamaku</strong> </span>(Proses ini dilakukan untuk menginstall joomla dan mengitregasikan databse yang sudah kita buat dengan enggine joomla yang sudah di extract di dalam subfolder webpertamaku.Nama Wbpertamaku anggap saja itulah domain baru kita yang kita buat di dalam server lokal kita yang baru kita buat. Setelah kita ketikan url tersebut maka akan terbuka seperti di bawah ini:<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-246" title="gbr5" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/10/gbr5.jpg" alt="" width="400" height="174" /></p>
<p>8. Setelah terbuka maka proses installasi joomla mulai dilakukan &#8221; <strong>Tekan Next</strong>&#8221; untuk melanjutkan installasi berikutnya pada tahapan ini tidak ada yang perlu kita apa-apakan hanya berisisi informasi Direktori yang ada dan yang di rekomondasikan. Hal ini perlu diketahui jika kita menginstall joomla di Hosting luar.</p>
<p>9. Setelah klik Next tahapan ini berisikan GNU/GPL Public License dimana joomla saat ini berada. &#8220;<strong>Kllik Next</strong>&#8221;<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-247" title="gbr6" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/10/gbr6.gif" alt="" width="400" height="170" /></p>
<p>10. Pada step pertama ini kita mengintregasikan antara joomla dengan database yang sudah kita buat dimana kita musti mengisi kolom-kolom berikut:</p>
<ul>
<li> Host Name  masukan/ketikan &#8220;localhost&#8221; (tanpa tanda kutip)</li>
<li> MySQL User Name masukan/ketikan &#8220;root&#8221; (tanpa tanda kutip)</li>
<li> MySQL Password biarkan ksosong jangan diisi</li>
<li> MySQL Database NameMasukan/ketikan &#8220;pertama&#8221; (nama database yang kita buat melalui phpMyadmin sebelumnya)</li>
<li>MySQL Table Prefix biarkan sesuai depault (Bisa anda rubah juga sesuai kesukaan anda)</li>
</ul>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-248" title="gbr7" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/10/gbr7.jpg" alt="" width="400" height="238" /></p>
<p>Setelah semua diisi &#8220;klik Next &#8221; maka akan keluar Popup yang menanyakan apakah setingan kita suda benar jika kita sudah yakin benar maka klik aza &#8220;OK&#8221;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-249" title="gbr8" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/10/gbr8.gif" alt="" width="400" height="104" /></p>
<p>11. Jika setingan kita sudah benar maka proses selanjutnya melangkah pada step 2 yaitu memberi nama Website kita isikan sesuai keinganan Anda  saya ambil Contoh dengan mengetikan &#8220;Belajar Website dengan Joomla&#8221; Kemudian &#8220;<strong>klik Next</strong>&#8221;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-251" title="gbr9" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/10/gbr9.gif" alt="" width="400" height="229" /><br />
<span style="color: #ff0000;"><em>Catatan : Nama website disini bisa kita edit atau rubah kembali, jadi jangan khawatir Anda mau mengetikan apa saja disini.</em></span></p>
<p>12. Setelah di klik maka kita memasuki tahap ke 3 yaitu mengkonfirmasi nama URL kita, path dimana file website kita di simpan, e-mail admin dan struktur file/direktory CHMOD nya dan mengeset Password untuk admin. yang perlu kita isi yaitu nama email admin dan password nya (Biarpun depault password telah disediakan dikarenakan password tersebut sulit untuk diingat kita bisa Anda rubah sesuai keinginan kita saya contohkan disini passwordnya &#8220;<strong><span style="color: #0000ff;">admin</span></strong>&#8220;. Setelah itu &#8220;<strong>Klik Next</strong>&#8221;<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-250" title="gbr10" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/10/gbr10.gif" alt="" width="400" height="238" /></p>
<p>13. Step terakhir atau step 4 menginformasikan bahwa Joomla sudah berhasil di Instal serta menginformasikan username dan passwordnya. Ok sampai disini Anda harus mengingat bahwa username depaulet adalah admin dan passwordnya tergantung Anda sebelumnya mengetikan apa kalau dalam tutor ini saya buat password &#8220;<span style="color: #0000ff;"><strong>admin</strong></span>&#8221; maka yang di tampilkan adalah ussername &#8220;<strong><span style="color: #0000ff;">admin</span></strong>&#8221; dan password &#8220;<strong><span style="color: #0000ff;">admin</span></strong>&#8220;.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-252" title="gbr11" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/10/gbr11.gif" alt="" width="400" height="223" /></p>
<p>14.OK sampai disini Anda sudah berhasil menginstall joomla di server lokal Anda, ssst  jangan terburu-buru langsung ingin mengakses web baru Anda karena ada satu tahapan lagi yaiyu Anda harus menghapus Direktory Installasi Anda di folder Joomla tadi. Caranya buka explorer Anda klik subfolder  &#8220;<strong><span style="color: #0000ff;">webpertamaku</span></strong>&#8221; cari direktory &#8220;<strong><span style="color: #0000ff;">Installation</span></strong>&#8221;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-253" title="gbr12" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/10/gbr12.gif" alt="" width="400" height="306" /></p>
<p>15. Kalau sudah di hapus folder &#8220;<strong><span style="color: #0000ff;">installation</span></strong>&#8221; kita sudah bisa mengakses website kita maka akan keluar lah website yang sudah kita buat dengan tampilan depault joomla seperti gambar di bawah ini. Ini adalah template setandar bawaan Joomla.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-254" title="gbr13" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/10/gbr13.jpg" alt="" width="400" height="304" /></p>
<p>16. Langkah terakhir untuk mengkonfigurasi ulang webkita kita bisa masuk dalam menu admin dengan mengetikan url berikut <span style="color: #0000ff;"><strong>http://localhost/webpertamaku/administrator</strong></span> dengan username dan password yang telah kita buat sebelumnya. Selanjutnya Anda tinggal berkreasi untuk mengganti atau menambah template, modul, component sesuai kebutuhan Anda. OK selamat mencoba dan brekreasi mudah-mudahan sedikit banyaknya bisa membantu bagi pemula seperti saya. Karena ini versi lokal, tips saya jangan takut merubah atau mengganti, telusuri menu demi menu kemudian lihat hasilnya pa yang berubah, lama kelamaan pasti akan paham.  Selamat berkreasi.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-255" title="gbr15" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/10/gbr15.jpg" alt="" width="400" height="205" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tarjoni.com/install-joomla-di-server-lokal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menginstall Web Server untuk Joomla, WordPress di Windows</title>
		<link>http://www.tarjoni.com/menginstall-web-server-untuk-joomla-wordpress-di-windows/</link>
		<comments>http://www.tarjoni.com/menginstall-web-server-untuk-joomla-wordpress-di-windows/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Oct 2008 08:47:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jonbetta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Joomla]]></category>
		<category><![CDATA[WordPress]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tarjoni.com/?p=209</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum kita menginstall Joomla ataupun wodpress di komputer kita yang berbasis Windows, sebelumnya kita harus menginstall webserver for windows, MYSQL, PHP PHPmyadmin, kenapa kita mesti menginstall semua itu lagi di windows kita, karena Joomla atau wordpress dan CMS lainnya berbasiskan PHP dan memakai database Mysql, dimana PHP bisa berjalan dengan adanya web server yang mendukung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Sebelum kita menginstall Joomla ataupun wodpress di komputer kita yang berbasis Windows, sebelumnya kita harus menginstall webserver for windows, MYSQL, PHP PHPmyadmin, kenapa kita mesti menginstall semua itu lagi di windows kita, karena Joomla atau wordpress dan CMS lainnya berbasiskan PHP dan memakai database Mysql, dimana PHP bisa berjalan dengan adanya web server yang mendukung PHP contohnya Apache. <span id="more-209"></span></p>
<p>Baik kita tidak akan membahas terlalu jauh bagaimana itu Apache dan PHP ataupun Mysql, kita kembali ke Laptop maksud saya ke Webserver for Windows tadi.</p>
<p>Untuk bisa menjalankan Joomla atau CMS lainnya yang berbasiskan PHP, Mysql kita harus menginstal Apache sebagai webservernya, PHP untuk menjalankan script PHP Nya dan Mysql untuk databasenya selain itu kita perlu Phpmyadmin untuk mengelola database.</p>
<p>Kalau kita menginstall satu-satu report juga kita, namun jangan khawatir karena beberapa webserver yang sudah bundleingt dengan PHP, Mysql, Phpmyadmin dan lainya. Ada beberapa webserver for Windows yang kita bisa pakai untuk menjalankan CMS joomla dan lainnya di komputer yang berbasiskan Windows. Webserver for Widows yang bisa kita pakai diantaranya:</p>
<ol>
<li>Xampp Download di  <a href="http://www.apachefriends.org/en/xampp-windows.html" target="_blank">Sini<br />
</a></li>
<li>Msas Download di  <a href="http://www.mambosolutions.com/content/view/13/59/" target="_blank">Sini<br />
</a></li>
<li> Wamp Server Download di  <a href="http://www.wampserver.com/en/download.php" target="_blank">Sini<br />
</a></li>
<li>Appserver Download di <a href="http://www.appservnetwork.com/" target="_blank">Sini</a></li>
<li>HP Triad Download di <a href="http://sourceforge.net/projects/phptriad" target="_blank">Sini<br />
</a></li>
<li>Abyss Web Server Download di<a href="http://www.aprelium.com/abyssws/download.php" target="_blank"> Sini </a></li>
<li>Dan <a href="http://www.google.com/search?q=web+server+for+windows" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview ('/outbound/www.google.com');">Webserver Lainnya</a>
</ol>
<p>Baik saya tidak akan membahas semua webserver diatas, karena pada prinsipnya semua sama tinggal Anda suka yang mana. Saya akan bahas salah satunya saja yaitu Xampp yang menurut saya sudah lengkap juga.</p>
<p>Cara Install Xmapp di Windows</p>
<ol>
<li>Download Xampp versi terakhir <a href="http://www.apachefriends.org/en/xampp-windows.html" target="_blank">di sini</a></li>
<li> Setelah di download buka file Klik kanan lau Install (Proses install seperti biasanya saja)</li>
<li> Setelah Xampp di install pada Server anda jika anda tidak merubah setingan atau Depault maka Xampp akan terlihat di bawah Drive C : Komputer Anda</li>
</ol>
<p>Seperti pada gambar dibawah ini:</p>
<p><img class="size-full wp-image-211 alignnone" title="xampp_folder" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/10/xampp_folder.gif" alt="" width="275" height="183" /></p>
<p>Dan dapat dilihat subfolder yang terdapat pada Folder utama Xampp:</p>
<p><img class="size-full wp-image-212 alignnone" title="xampp_folder_isi" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/10/xampp_folder_isi.gif" alt="" width="274" height="319" /></p>
<p>Secara depault Xampp akan menjalankan beberapa program sekaligus, dan untuk menjalankan joomla minimal 2 saja sudah cukup yaitu Apache dan Mysql dan bila anda akan menjalankan program lainnya silahkan saja anda berkreasi sendiri :</p>
<p><a href="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/10/xampp_control-panel.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-213" title="xampp_control-panel" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/10/xampp_control-panel.gif" alt="" width="363" height="289" /></a></p>
<p>Baik sampai disini Webserver sudah bisa bekerja di Komputer anda yang berbasiskan Keluarga Jendela (Windows) untuk mengeceknya anda bisa mengetikan url berikut http://localhost pada Aplikasi Browser kesukaan Anda. Jika keluar Tampilan berikut maka Xampp anda sudah bisa anda mainkan.</p>
<p><a href="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/10/xampp_localhost.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-214" title="xampp_localhost" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/10/xampp_localhost.gif" alt="" width="360" height="225" /></a></p>
<p>Ok Menginstall Webserver sudah di lakukan, Sekarang tinggal menginstall Joomla pada webserver Xampp</p>
<p>Tunggu Postingan saya berikutnya Ok.. <img src='http://www.tarjoni.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Untuk Cara Install Joomla di server Xampp (lokal ) <a href="http://www.tarjoni.com/install-joomla-di-server-lokal/">Klik disini</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tarjoni.com/menginstall-web-server-untuk-joomla-wordpress-di-windows/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yo..Mengenal  CMS  Joomla</title>
		<link>http://www.tarjoni.com/yomengenal-cms-joomla/</link>
		<comments>http://www.tarjoni.com/yomengenal-cms-joomla/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2008 14:20:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jonbetta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Joomla]]></category>
		<category><![CDATA[cms]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tarjoni.com/?p=127</guid>
		<description><![CDATA[Joomla merupakan Content Management System (CMS) yang sudah dikenal setelah Mambo yang merupakan saudara tua Joomla. Kini Joomla banyak di pakai oleh web-web pemerintahan maupun perusahaan2. Nah walaupun tahu sedikit, saya ingin belajar bersama disini bagaimana cara kita membangun website dengan CMS Joomla. Sebelum melangkah lebih jauh saya ingin jelaskan sedikit apa itu CMS sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><a href="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/09/joomlabuku.png"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-148" title="joomlabuku" src="http://www.tarjoni.com/wp-content/uploads/2008/09/joomlabuku-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a>Joomla merupakan Content Management System (CMS) yang sudah dikenal setelah Mambo yang merupakan saudara tua Joomla. Kini <a href="http://joomla.org" target="_blank">Joomla</a> banyak di pakai oleh web-web pemerintahan maupun perusahaan2. Nah walaupun tahu sedikit, saya ingin belajar bersama disini bagaimana cara kita membangun website dengan <a href="http://joomla.org" target="_blank">CMS Joomla</a>.</p>
<p class="MsoNormal">Sebelum melangkah lebih jauh saya ingin jelaskan sedikit apa itu CMS sudah saya tulis di atas CMS adalah merupakan suatu aplikasi berbasis web yang memiliki system sedemikian rupa sehingga memberikan kemudahan kepada pemakainya.<span id="more-127"></span></p>
<p class="MsoNormal">Saya tidak ingin membandingkan antara CMS satu dengan yang lainnya yang jelas menurut saya diantara CMS itu pasti ada kelebihan dan kekurangannya. Jadi bagi kita yang ingin belajar saya kira satu saja sampai ngelotok alias bisa banget itu sudah bagus sekali…gaya kayak saya sudah Jago aza hi..hi…</p>
<p class="MsoNormal">Kembali ke Joomla mugkin di dalam Intentet sudah banyak sekali <a href="http://www.joomla.org/about-joomla.html" target="_blank">artikel mengenai Joomla</a>, tapi gak apa2 saya akan menjabarkan tentang Joomla menurut caraku sendiri..toh ini blog milik aku selain sebagai diary buat aku, mungkin bagi yang memerlukan ini sangat berarti sekali siapa tahu gaya saya menuturkan mudah di pahami bagi sebagian rekan lain..ya gak..</p>
<p class="MsoNormal">Joomla mulai di perkenalkan awal tahun 2006 hasil karya para developer Mambo versi 4.5.3 sejak itulah Joomla mulai berkembang pesat, selain berbasis Open Source di bawah licency GPL . Joomla saat tulisan ini di tulis sudah mencapai <a href="http://www.joomla.org/download.html" target="_blank">Versi 1.0.15</a> selain versi 1.0 joomla juga telah merilis versi 1.5 yang kini telah mencapai <a href="http://www.joomla.org/download.html" target="_blank"><span> </span>versi 1.5.7.</a></p>
<p class="MsoNormal">Yang ingin saya belajar bersama di blog ini bareng <span> </span>anda yaitu versi 1.0.XX</p>
<p class="MsoNormal">Sebagai acuan untuk tulisan kedepannya saya akan mulai belajar bersama mengenai Joomla mulai dari:</p>
<p class="MsoNormal"><strong>1. Cara menginstal Joomla di server local berbasis Windows yang meliputi,</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://www.tarjoni.com/menginstall-web-server-untuk-joomla-wordpress-di-windows/" target="_self">Memilih Webserver for Windows</a></li>
<li><a href="http://www.tarjoni.com/menginstall-web-server-untuk-joomla-wordpress-di-windows/" target="_self">Menginstall webserver</a></li>
</ul>
<p class="MsoNormal"><strong>2. Menginstall Joomla di webserver local berbasis Windows</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://www.tarjoni.com/install-joomla-di-server-lokal/">Membuat data base dengan PHPMyadmin</a></li>
<li><a href="http://www.tarjoni.com/install-joomla-di-server-lokal/">Install Joomla</a></li>
</ul>
<p class="MsoNormal"><strong>3. Cara menginstal Joomla di public server dengan nama domain kita</strong></p>
<ul>
<li>Install Joomla secara manual</li>
<li>Instal Joomla memakai Fantastico</li>
</ul>
<p class="MsoNormal"><strong>4. Tehnik -tehnik joomla lanjutan seperti</strong></p>
<ul>
<li>Menginstall Modul, Component, Language, Mambot, plugin</li>
<li>Teknik-teknik modifikasi</li>
<li>Membuat Template sendiri</li>
<li>Teknik memindahkan joomla dari satu server ke server lainnya</li>
<li>Trial &amp; Eror dan cara mengatasinya</li>
</ul>
<p class="MsoNormal">Ok sampai ketemu di tulisan berikutnya..ya</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tarjoni.com/yomengenal-cms-joomla/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
